Belakangan ini, Tiktok Ads ramai diperbincangkan karena banyak perusahaan besar yang mulai memasarkan produknya melalui Tiktok Ads untuk kampanye pemasarannya. Hal ini cukup membuktikan bahwa beriklan di Tiktok merupakan strategi yang tepat untuk digunakan para marketer.
Ada 5 alasan yang akan kami bahas di artikel ini, mengapa Anda harus menggunakan Tiktok Ads untuk bisnis Anda. Berikut ulasannya.
1. Jumlah pengguna Tiktok yang Besar
Menurut Mediakix, tingkat pertumbuhan pengguna Tiktok dari waktu ke waktu meningkat sangat kuat. Pada tahun 2018, Tiktok mencatat 660 juta unduhan. Kemudian, pada tahun 2019, Tiktok menghasilkan 615 juta unduhan, dan pada tahun 2020, jumlah unduhan meningkat lebih signifikan, yakni meningkat 80% pada tahun 2019.
Rating menurut data ini, tentu bisa dibayangkan betapa efektifnya Tiktok, jika digunakan sebagai alat promosi perdagangan.
2. Pengguna Tiktok suka akan Konten Hiburan
Karena pengguna Tiktok menyukai konten yang menghibur, Anda juga harus bisa menyajikan konten yang Anda sajikan agar lebih menarik. Beberapa jenis konten hiburan yang direkomendasikan, khususnya tantangan media sosial, video dance, tutorial, dan lain-lain, sering dimasukkan dalam FYP.
3. Pengguna Tiktok rata-rata sangat aktif
Menurut obelo, rata-rata pengguna Tiktok menghabiskan 52 menit dengan Tiktok terbuka, artinya mereka menonton sekitar 52 video per hari. Salah satunya bisa jadi konten video promosi Anda.
4. Mudah Menarik Perhatian
Dengan Tiktok, Anda bisa menarik audiens dengan lebih mudah karena rata-rata pengguna Tiktok sangat aktif membuka dan membaca Tiktok. Konten video berskala penuh secara tidak sadar akan menarik perhatian penonton saat menontonnya dan tidak akan ketinggalan konten yang Anda buat jika disajikan dengan cara yang menarik.
5. Mayoritas pengguna Tiktok adalah remaja
Remaja memiliki tingkat konsumsi yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, memasarkan produk Anda di Tiktok Ads adalah strategi terbaik untuk memasarkan produk Anda agar lebih digemari pembeli.
Ternyata Tiktok Ads ini sangat berguna ya, untuk pebisnis dan brand. Apalagi produk/brand yang ingin menargetkan remaja atau anak muda.
Nantikan konten-konten Java Creative Media lainnya!
Apakah Anda menggunakan media online untuk mempromosikan bisnis Anda? Jika iya, maka tentu Anda paham dengan pesatnya pertumbuhan media online. Salah satu media yang bisa dijadikan media untuk mengiklankan bisnis Anda adalah Facebook Ads.
Facebook menawarkan fitur-fitur menarik dibandingkan media lain dalam hal periklanan online. Karena dengan Facebook Ads, maka akan lebih banyak orang yang bisa melihat iklan Anda, apalagi Facebook Ads merupakan salah satu jejaring sosial yang sudah lama digunakan dan bisa diakses oleh orang-orang di seluruh dunia.
Perlu Anda ketahui, bahwa saat ini banyak pengguna Facebook yang memilih memasang iklan di sini.
5 Keunggulan dari Facebook Ads
1. Meningkatkan brand awareness
Pengguna jejaring sosial di Indonesia sangat banyak, khususnya jejaring sosial Facebook, di sini Anda akan menemukan pengguna dari seluruh dunia. Pasalnya, jejaring sosial ini tidak dibatasi wilayah, sehingga pengguna bisa saling bertemu di jejaring sosial online ini.
Dengan cara ini, brand image perusahaan Anda juga akan mudah meningkat, baik dari segi produk, layanan, komunitas dan lain-lain. Setelah memiliki brand, tentunya Anda akan lebih mudah mencapai tujuan lainnya dan bisnis Anda juga akan semakin berkembang. Oleh karena itu, beriklan di Facebook Ads adalah solusi terbaik, sarana periklanan profesional untuk Anda.
2. Iklan Lebih Terarah
Artinya, iklan yang Anda buat di Facebook Ads dapat disesuaikan dengan tujuan bisnis Anda. Karena di Facebook Anda bisa dengan mudah menemukan data pelanggan seperti minat, usia bahkan jenis kelamin.
Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan target pasar yang lebih jelas yang tentunya berpotensi menarik pelanggan yang tepat.
3. Budget bisa Menyesuaikan
Anggaran merupakan faktor penting dalam bisnis Anda. Budget menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
Dengan Facebook Ads, Anda dapat menentukan anggaran yang akan digunakan untuk iklan Anda. Jadi, Anda tidak perlu takut melebihi anggaran saat beriklan.
4. Bisa Pakai Gambar ataupun Video
Ada banyak cara kreatif yang bisa Anda gunakan untuk beriklan di media sosial. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan gambar atau video.
Kebanyakan pelanggan lebih memilih melihat gambar atau video dibandingkan membaca teks, Facebook sendiri telah mengutamakan gambar atau video. Dengan menampilkan gambar atau video yang Anda gunakan pada iklan Anda, calon pelanggan akan tertarik dengan iklan Anda.
5. Mendapat Keuntungan yang Tak Terbatas
Mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan akses pasar yang tidak terbatas adalah dambaan setiap pengusaha.
Dengan Iklan Facebook, Anda dapat mencapai semua ini karena berbagai kelompok dapat menemukan iklan Anda. Jadi, dengan luasnya jangkauan yang Anda nikmati, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan keuntungan lebih banyak dan memiliki peluang besar.
Menarik bukan? Ada banyak sekali manfaat dari Facebook Ads yang harus kita tahu sebagai pengusaha atau pemilik brand untuk memasarkan produk/brand Anda.
Kami dari Java Creative Media juga menyediakan Layanan Meta Ads yang akan menyesuaikan dengan tujuan marketing bisnis Anda di berbagai sudut pandang. Jika ingin menjalin kerjasama, bisa klik bagian Services Meta Ads.
Nantikan konten-konten Java Creative Media lainnya!
Jika Anda pengguna Instagram untuk berbisnis, Anda harus tau cara tingkatkan engagement di akun Instagram bisnis Anda.
Siapa sih yang tak mau punya peluang bisnis dari medsos? Semua pasti mau itu.
Lalu, bagaimana cara meningkatkan engagement Instagram? Algoritma Instagram menilai seberapa banyak interaksi yang terjadi pada akunmu.
Melalui engagement yang pada ini, Instagram akan semakin sering menampilkan akun dan postingan Anda serta semakin banyak akun pengguna lain yang berpotensi menjadi audiens setia. Instagram dapat menampilkan postingan di halaman “Explore” atau bahkan lebih banyak lagi!
Untuk apa? Pasalnya, saat ini Instagram menampilkan koleksi Hashtag yang disarankan di feed utama pengguna. Postingan Anda mungkin muncul di halaman utama Instagram pengguna.
Apakah Anda berencana menggunakan metode penipuan untuk membeli followers Instagram atau aplikasi pengikut Instagram gratis? Itu sih udah ketinggalan jaman.
Lagipula, kini Instagram tidak mentolerir alat bot semacam itu yang secara otomatis dapat memberi “Like”, komentar atau “follow”. Walau ya, memang benar dampaknya tak langsung berasa.
Jadi, mari kita pakai cara jitu meningkatkan engagement akun Instagram yang sifatnya organik. Bagaimana cara dapat meningkatkan engagement/interaksi audiens di Instagram? Pelajari lebih lanjut di artikel berikut!
Cara Tingkatkan Engagement di Instagram
1. Posting Konten yang Berkualitas
Sejujurnya, tak peduli berapa banyak tips Instagram yang Anda baca, jika Anda tidak mengunggah dengan konten visual berkualitas, tidak satu pun dari referensi ini akan membuahkan hasil.
Di era digital ini, Anda hanya punya waktu beberapa detik untuk menarik perhatian orang-orang ketika mereka dapat dengan mudah menelusuri feed mereka di home feed di berbagai platform media sosial.
Oleh karena itu, memposting konten yang bagus adalah langkah pertama untuk meningkatkan keterlibatan di Instagram. Jadi, seperti apa konten Instagram yang bagus?
Foto berkualitas tinggi (tidak memerlukan kamera mahal seperti DSLR, kamera ponsel dengan teknologi baru pun sudah cukup bagus, tapi cobalah mengeditnya dengan banyak aplikasi bagus yang kini ditawarkan secara gratis di app store smartphone.
Foto yang meninggalkan kesan menyenangkan merupakan unsur kreatif dan tentunya mempunyai kemampuan menarik perhatian.
Caption foto juga bisa dengan rasa menyenangkan, inspiratif, atau memotivasi pembacanya.
Video yang lucu dan keren, bisa jadi yang lucu-lucu semacam video anak anjing atau kucing
Keseluruhan foto yang bertema, yang mewakili gaya Anda sendiri dan bisa menjadi unik untuk Instagram Anda.
2. Memakai Hashtag yang Relevan
Cara lain untuk meningkatkan keterlibatan di Instagram adalah dengan menggunakan Hashtag. Anda akan memperhatikan bahwa banyak postingan orang lain menggunakan Hashtag yang sama.
Gunakan hashtag yang digunakan lebih banyak orang. Selain followers, Anda juga bisa merekrut audiens lain untuk menemukan akun Instagram bisnis Anda. Ini juga bisa menjadi cara untuk membuat komunitas di Instagram.
Selain itu, ini juga merupakan cara algoritma Instagram mengetahui kategori konten visual apa yang sedang diunggah, sehingga Instagram dapat menampilkan postingan Anda kepada orang-orang dengan minat yang sama.
Pastikan konten yang Anda posting dengan hashtag tidak salah ejaan dan cocok dengan konten yang diunggah. Jangan sampai hashtag bicara soal sepatu, tapi konten yang diunggah tidak ada hubungannya dengan sepatu.
Semakin relevan hashtag yang Anda gunakan, semakin besar kemungkinan akun Instagram Anda ditemukan oleh audiens Anda.
3. Posting di Jam Ramai dari Audiens Anda
Cara meningkatkan engagement di Instagram selanjutnya adalah dengan mengetahui kapan Instagram paling banyak dikunjungi oleh pengikut atau audiens Anda. Saat mereka berada di jam paling aktif, saat itulah Anda harus memposting konten, kenapa? Sebab, dengan begitu kemungkinan akun tersebut banyak berinteraksi sangatlah besar.
“Tapi, bagaimana untuk tahu seperti itu?”
Gunakan berbagai website/aplikasi online yang dapat digunakan untuk mengukur atau menganalisis audiens Instagram Anda. Aplikasi yang bagus akan memberitahu Anda hal berikut!
Kapan waktu terbaik untuk memposting (tanggal dan waktu)
Kapan waktu terbaik untuk berinteraksi dengan pengikut
Kemudian gunakan informasi penting ini untuk meningkatkan engagement. Bayangkan Anda ingin membuat pengumuman penting yang ingin diketahui dan diikuti semua orang.
4. Ketahui Postingan yang Perform dengan Baik
Cari tahu postingan mana yang paling populer dari akun Instagram Anda hingga saat ini. Perform dengan baik artinya mempunyai interaksi paling banyak, baik itu like maupun komentar.
Kenyataannya, postingan terpenting adalah postingan yang paling banyak mendapat perhatian orang, terutama pengikut Anda. Jika Anda ingin melakukan analisis sendiri, berikut beberapa pertanyaan terkait yang perlu dipertimbangkan tentang postingan populer Anda:
Jenis kontennya seperti apa?
Bagaimana tone color pada konten itu?
Gaya captionnya seperti apa?
Hashtag apa saja yang dipakai?
5. Posting Lebih Banyak Konten seperti Kiriman Top Anda
Postingan terbaik Anda jelas merupakan postingan yang paling disukai orang. Jadi, posting lebih banyak foto, video, atau Instagram Stories sebagai postingan terbaik Anda. Hal ini harus dilakukan agar Anda dapat terus mengembangkan akun Anda.
6. Posting memakai Pola yang Efektif
Cara meningkatkan engagement di Instagram selanjutnya adalah dengan memposting konten dalam format yang efektif. Tidak semua akun sama, terkadang metode yang berfungsi untuk akun lain, tidak berfungsi untuk akun Anda. Tidak harus model yang sama, Anda bisa melakukan eksperimen seperti A/B testing.
Anda dapat mencoba gaya berbeda saat mengunduh pesan. Misalnya, Anda mencoba mengupload jenis konten populer secara rutin dua kali seminggu. Pada dasarnya, rajinlah bereksperimen untuk menemukan template yang tepat untuk akun Instagram Anda.
7. Konsisten adalah Kunci
Sudah banyak orang yang mengetahui trik ini. Cara meningkatkan engagement di akun Instagram Anda dengan memposting secara konsisten. Mempublikasikan konten secara konsisten dapat memberikan dampak baik bagi peluang bisnis. Orang-orang yang diteliti lakukan untuk melihat secara rutin ke Instagram mereka. Misalnya saat makan siang, dll. Bagi pengguna yang rutin mengunjungi Instagram, Anda juga perlu mengunggah konten secara rutin.
Upayakan perencanaan yang seksama (didukung oleh survei dan data lainnya). Jangan mengupload secara acak, baik dari segi waktu maupun jenis konten. Cobalah untuk konsisten setiap saat dan pisahkan akun pribadi Anda dari akun bisnis jika Anda ingin memposting informasi pribadi secara acak.
8. Ajak Interaksi dengan Pertanyaan ke Followers
Ajak mereka berinteraksi di akun Anda dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan menarik yang tidak sulit dijawab. Anda dapat menciptakan keterlibatan dengan mengajukan pertanyaan sederhana kepada mereka, seperti dari mana mereka berasal atau apa bidang keahlian mereka, dll.
9. Selalu Balas Komentar di Postingan
Usahakan untuk membalas komentar atau usahakan untuk membalas komentar sebanyak-banyaknya di Instagram Anda. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada audiens Anda, agar mereka terus berinteraksi dengan Anda karena menunjukkan interaksi yang bersahabat.
10. Anggap Followers itu Teman
Jika Anda baru mengenal Instagram, jangan buru-buru untuk langsung menambah pengikut. Manfaatkan waktu Anda sebaik-baiknya, lakukan riset untuk menemukan jalan yang benar. Temukan komunitas kecil yang memiliki minat yang sama dengan Anda. Cobalah untuk saling mendukung setiap seseorang memposting, berkomentar, dan menyukai postingannya.
Berikut adalah 10 Tips cara tingkatkan engagement Instagram, Kami dari Java Creative Media juga menyediakan Layanan Social Media Management yang akan menyesuaikan dengan branding bisnis Anda. Jika ingin menjalin kerjasama, bisa klik bagian Services Social Management.
Nantikan konten-konten Java Creative Media lainnya!
Mempromosikan produk dan bisnis Anda kini semakin mudah berkat pesatnya perkembangan teknologi. Misalnya melalui penggunaan iklan Facebook, ini merupakan pilihan terbaik karena memiliki lebih dari 175 juta pengguna.
Bayangkan, Anda bisa menjangkau khalayak dan calon pembeli yang lebih luas hanya melalui media ini. Iklan Facebook semakin direkomendasikan karena beragam fiturnya, memungkinkan Anda menyiapkan kampanye pemasaran yang lebih menarik dan interaktif.
Namun, untuk membuat kampanye yang efektif, Anda perlu menyajikan iklan Anda dalam format yang mudah dipahami pemirsa. Karenanya, penting untukmu mengetahui berbagai jenis iklan di Facebook serta ukuran banner-nya yang tepat.
Penasaran, kan?
Langsung simak 7 jenis dan ukuran Iklan Facebook Ads, serta kelebihan dan kekurangannya berikut ini, ya!
7 Jenis Iklan Facebook Ads dan Ukuran Banner-nya
Selain jumlah penggunanya yang terus meningkat dari tahun ke tahun, fitur dan jenis Facebook Ads yang berbeda-beda menjadikan media ini ideal untuk mengiklankan bisnis Anda.
Setidaknya ada 7 jenis Facebook Ads dengan ukuran dan fitur banner yang berbeda-beda. Anda bisa mempelajarinya agar bisa membuat konten relevan dan efektif, sehingga iklan Anda memberikan hasil terbaik.
Baca penjelasan 7 Jenis Facebook Ads dan ukuran bannernya di bawah ini!
1. Facebook Feed Ads
Pertama ada Facebook Feed Ads, yang sesuai dengan namanya, iklan jenis ini muncul sebagai konten feed, berupa gambar atau video.
Iklan feed akan muncul di News Feed pengguna Facebook, terutama kepada orang-orang yang mengikuti akun bisnis Anda. Jenis facebook ads ini merupakan salah satu yang paling sering digunakan para marketer, lho.
Berdasarkan sifatnya, ini mudah diakses dan melibatkan khalayak. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, Facebook Feed Ads hadir dalam dua bentuk: gambar dan video. Keduanya mempunyai syarat dan kelebihannya masing-masing, seperti pada penjelasan berikut ini.
2. Facebook Feed Image Ads
Seperti namanya, iklan gambar feed facebook hadir dalam bentuk gambar seperti spanduk, konten mikroblog, atau poster.
Keunggulan iklan Facebook jenis ini adalah aksesibilitasnya yang fleksibel di perangkat seluler dan desktop. Ini berarti pengguna dapat mengakses gambar materi iklan Anda di perangkat apa pun dengan risiko kerusakan file yang sangat rendah.
Anda dapat melihat detail ukuran banner untuk Iklan Gambar Feed Facebook dan copywriting pada tabel berikut:
Ukuran
1200 x 628 pixel (direkomendasikan) atau 1080 x 1080 pixel
Rasio
9:16
Tipe Format
JPG atau PNG
Maksimal Karakter Teks
125 karakter
Maksimal Karakter Headline
25 karakter
Maksimal Karakter Link Deskripsi
20 karakter
3. Facebook Feed Video Ads
Jenis Iklan Feed Facebook berikutnya hadir dalam bentuk video, dalam format lanskap atau persegi.
Jenis iklan ini juga bagus untuk akses desktop dan seluler. Namun, jika berbicara tentang tampilan seluler, tentu Anda perlu menyesuaikannya dengan perangkat yang digunakan audiens Anda.
Misalnya ketika mereka ingin mengakses halaman Anda melalui smartphone, akan lebih baik jika menggunakan format video lanskap. Keunggulan iklan video adalah kemampuannya dalam menyampaikan informasi yang lengkap dan menarik. Misalnya saja dengan menambahkan VO, audio, gambar pengiring atau ilustrasi animasi lainnya.
Untuk pembuatan video ads, kamu bisa menyimak ukuran banner Facebook Feed Video Ads di bawah ini:
Ukuran
Landscape: 600 x 315 pixels Square: 600 x 600 pixels
Rasio
Landscape: 9:16 Square: 1:1
Tipe Format
MP4 atau MOV
Maksimal Karakter Teks
125 karakter
Maksimal Karakter Headline
25 karakter
Maksimal Karakter Link Deskripsi
20 karakter
Maksimal Ukuran File
40 GB
Maksimal Durasi Video
240 menit atau 4 jam
4. Facebook Story Ads
Jenis iklan Facebook selanjutnya adalah yang muncul atau ditempatkan di story, atau Facebook Story Ads.
Sama halnya sama iklan feed, kamu bisa buat dua jenis konten promosi, yaitu berupa gambar atau video. Facebook Story Ads ini memiliki durasi penayangan yang terbatas, baik video atau gambar. Karena itu, penerapannya cocok untuk konten dengan informasi yang sederhan dan jelas.
Namun, karena sifatnya yang interaktif, kamu bisa ciptakan konten-konten yang dapat mempererat hubungan dengan audience. Misalnya tanya jawab singkat, kuis atau informasi di balik layar tentang produksi dan bisnis.
Untuk membuat konten yang sesuai, di bawah ini adalah ukuran spanduk Facebook Story yang telah ditentukan sebelumnya.
Video
Gambar
Ukuran
1080 x 1920
1080 x 1920
Rasio
9:16
9:16
Tipe Format
MP4 atau MOV
JPG atau PNG
Ukuran File
4 GB
4 GB
Durasi Video
15 detik
5 detik
5. Facebook Carousel Ads
Selanjutnya Facebook Carousel Ads, yang pas banget kamu gunakan untuk promosikan produk-produk dengan pilihan variatif.
Iklan ini juga sangat mendukung untuk jenis konten, gambar, video, maupun perpaduan keduanya dalam satu unggahan. Konten-konten ini dapat digeser dan dilihat satu per satu oleh audience. Konten promosi berjenis carousel bisa kamu gunakan untuk menginformasikan promo yang beragam, jenis produk, juga konten-konten microblog.
Dengan begitu, kamu bisa memberikan informasi lengkap dan tetap menarik ke audiens.
Untuk dapat membuat iklan carousel Facebook Ads, Anda dapat memperhatikan ukuran banner di bawah ini.
Video
Gambar
Ukuran
1080 x 1080
1080 x 1080
Rasio
1:1
1:1
Tipe Format
MP4 atau MOV
JPG atau PNG
Ukuran File
4 GB
30 MB
Durasi Video
240 menit
–
Karakter Teks
Maks. 125 karakter
Maks. 125 karakter
Karakter Headline
Maks. 25 karakter
Maks. 25 karakter
Karakter Link Deskripsi
Maks. 20 karakter
Maks. 20 karakter
Jumlah Cards/slide
2-10 slide/cards
2-10 picts
6. Facebook Right Column Ads
Selanjutnya Facebook Right Column Ads, seperti namanya penempatan iklan jenis ini terletak di pojok kanan halaman dan diapit di antara news feed dan markup.
Dibandingkan jenis iklan Facebook lainnya, kolom kanan lebih kecil dan hanya dapat muncul di layar desktop. Bentuknya terbatas, hanya berupa gambar dan tampilan horizontal. Namun, jenis iklan Facebook ini sangat bagus jika Anda tidak ingin mengganggu audiens dengan kampanye komersial Anda dan menginginkan pendekatan yang lebih halus.
Untuk membuat iklan Facebook Right Column Ads, perhatikan aturan ukuran banner-nya berikut ini.
Ukuran
1200 x 628 pixel
Rasio
9:16
Tipe Format
JPG atau PNG
Maksimal Karakter Teks
125 karakter
Maksimal Karakter Headline
25 karakter
Maksimal Karakter Link Deskripsi
20 karakter
7. Facebook In-Stream Video Ads
Jenis iklan Facebook Ads selanjutnya adalah In-stream Video yang merupakan iklan video di halaman beranda video Facebook iklan tersebut ditayangkan secara otomatis saat pengguna memutar konten video di Facebook.
Durasi iklan In-stream Facebook ini adalah 5 hingga 15 detik, pengguna juga dapat melewati video ini dengan cara skip atau scroll ke bawah. Iklan jenis ini sangat populer karena menurut survei, pengguna dapat melihat iklan ini hingga habis, dan sangat direkomendasikan untuk meningkatkan brand awareness produk dan bisnis Anda.
Selain itu, iklan video jenis ini juga sering muncul bagi pengguna yang suka menonton video pendek di beranda Facebook.
Untuk dapat membuat iklan Facebook In-stream Video, kamu bisa memperhatikan ketentuan ukuran banner-nya berikut ini:
Ukuran
1080 x 1920
Rasio
9:16
Tipe Format
JPG atau PNG
Ukuran File
Maksimal 4 GB
Durasi Video
5 s.d 15 detik
Itulah 7 Jenis dan Ukuran Iklan Facebook Ads. Kami dari Java Creative Media juga menyediakan Layanan Meta Ads yang akan menyesuaikan dengan tujuan marketing bisnis Anda di berbagai sudut pandang. Jika ingin menjalin kerjasama, bisa klik bagian Services Meta Ads.
Nantikan konten-konten menarik dari Java Creative Media!
Dalam dunia pemasaran digital kita mengenal adanya ads. Ads merupakan salah satu jenis pemasaran digital atau digital marketing yang memanfaatkan media sosial untuk memasarkan iklan berbayar kepada audience. Dalam ads terdapat elemen-elemen yang sangat penting. Tiga elemen kunci yang memiliki dampak besar dalam sebuah ads adalah Headline, Support Line dan Call To Action (CTA).
Sebenarnya, apa sih fungsi dari elemen-elemen tersebut?
1. Headline
Headline atau judul merupakan elemen pertama yang dilihat oleh calon konsumen. Fungsi headline sangat krusial karena harus bisa memikat perhatian dalam waktu singkat, membuat orang berhenti sesaat dan melihat ads lebih lanjut. Sebuah headline yang efektif dapat menciptakan keingintahuan, memberikan nilai tambah, atau menggambarkan keunggulan produk atau jasa yang diiklankan. Penggunaan kata-kata yang kuat dan relevan dengan target audience dapat menjadikan headline menjadi daya tarik utama. Selain itu, headline jugalah yang menentukan ads tersebut akan dilihat lebih lanjut oleh audience atau justru malah dilewatkan begitu saja.
2. Support line
Support line adalah elemen yang memberikan rincian lebih lanjut atau memperkuat pesan utama yang telah disampaikan pada headline. Support line memberikan konteks serta informasi tambahan yang mendukung argumen penjualan, support line juga harus bisa memperkuat masalah yang diangkat pada headline. Dukungan yang diberikan support line dapat berupa penawaran khusus, keunggulan produk dan kelayakan sebuah produk untuk digunakan. Penting diingat bahwa penulisan support line harus tetap singkat dan padat, namun mampu memberikan kesan jika produk yang diiklankan layak dan worth it untuk dibeli
3. Call To Action (CTA)
Call To Action atau biasa disingkat CTA merupakan elemen kunci yang mengarahkan audience untuk melakukan berbagai hal, seperti mengklik link , mengunjungi toko online, mendaftar event yang pada akhirnya mengarah ke pembelian. CTA harus dirancang dan ditulis dengan jelas agar target audience terdorong melakukan aktivitas sesuai ekspektasi. Penggunaan kata-kata aksi seperti “Beli Sekarang”, “Coba Gratis”, atau “Dapatkan Penawaran Khusus” dapat meningkatkan respon audience.
Dalam membuat ads, perlu dipahami bahwa harmonisasi ketiga elemen ini akan menciptakan ads efektif. Headline yang menarik perhatian, support line yang informatif dan CTA yang dapat mengarahkan pemirsa untuk mengambil tindakan yang diinginkan. Jangan sepelekan ketiga elemen ini karena setiap elemen memiliki fungsi tidak hanya sebagai pajangan saja.
Kami sangat memahami meskipun semua orang memiliki akses untuk dapat memasang ads, namun dalam setting ads diperlukan riset, perhitungan, serta keahlian untuk membuat sebuah iklan yang efektif. Oleh karena itu, Java Creative Media (JCM) hadir dengan jasa Meta ads yang dapat membantu mengoptimalkan iklan Anda di media sosial. Jika ingin menjalin kerjasama, bisa klik bagian Services Meta Ads.
Semua pebisnis ingin produknya dikenal dan dijangkau oleh banyak orang, entah brand ingin dikenal, juga brand ingin dapat konversi sales. Itu semua tergantung dengan goals dari masing-masing brand yang ingin dituju.
Sebelum kita ke topik marketing paling aneh, aku akan jelasin apa itu Marketing.
Marketing adalah suatu kegiatan dengan goals untuk mengenalkan produk atau jasa agar diketahui oleh masyarakat. Marketing juga berarti proses pemasaran atau jasa, mulai dari pembuatan strategi hingga testimonial dari pembeli produk atau jasa.
Sekarang kita sudah tau apa itu marketing, kita langsung aja, 5 kampanye marketing paling aneh yang pernah dilakukan brand di sepanjang sejarah.
1. Subservient Chicken dari Burger King (2004)
Pada tahun 2004, Burger King meluncurkan kampanye “Subservient Chicken” sebagai bagian dari upaya menciptakan buzz dan meningkatkan keterlibatan dengan pelanggan secara online. Kampanye tersebut membuat situs web bernama “Subservient Chicken”,
yang membuat kampanye ini begitu aneh dan menarik adalah karakter laki-laki berkostum ayam mengikuti perintah dan melakukan banyak tindakan aneh.
Misalnya, jika seseorang mengetikkan perintah “dance”, karakter ayam akan mulai menari dengan aneh, atau jika seseorang mengetikkan perintah “lay an egg”, karakter ayam akan membungkuk dan ‘mengeluarkan’ telur.
“Subservient Chicken” adalah contoh yang bagus tentang bagaimana merek dapat menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan unik bagi pelanggan melalui media digital dan bagaimana menggabungkan elemen interaktif dan hiburan. Hiburan dapat menciptakan gebrakan yang signifikan dalam dunia pemasaran.
2. Touch the Rainbow dari Skittles (2009)
Kampanye “Touch the Rainbow” merupakan rangkaian iklan yang sangat unik yang diproduksi oleh merek permen Skittles untuk mempromosikan produknya. Kampanye ini mencoba memasukkan elemen aneh, dan bahkan kontroversial untuk menarik perhatian pemirsa.
Salah satu iklan dalam kampanye ini menampilkan seorang pria yang sedang diperiksa oleh dokter gigi. Saat dokter gigi memeriksa mulut pria tersebut, ternyata ada Skittles yang tersembunyi di giginya. Namun, yang membuat iklan ini sangat aneh adalah ketika dokter gigi mengeluarkan segenggam Skittles dari mulut pasien dan pria tersebut mulai menyanyi dan menari dengan antusias di kursi gigi. Iklan tersebut menampilkan pesan “Touch the Rainbow, Taste the Rainbow”.
Kampanye “Touch the Rainbow” berupaya memasukkan unsur kejutan dan ketidak dugaan branding Skittles yang penuh warna. Meski begitu, kampanye tersebut diterima oleh pemirsa dan memperkuat citra merek Skittles sebagai permen yang penuh warna dan menyenangkan.
3. The Man Your Man Could Smell Like dari Old Spice (2010)
“The Man Your Man Could Smell Like” merupakan kampanye iklan dari Old Spice yang menjadi sangat populer dan ikonik pada tahun 2010. Kampanye tersebut dirancang untuk mengubah citra merek Old Spice yang sebelumnya lebih dikaitkan dengan produk perawatan kulit pria klasik dan tradisional menjadi sesuatu yang segar, menyenangkan dan modern.
Iklan utama kampanye ini menampilkan seorang pria kulit hitam tampan, yang dijuluki “The Old Spice Guy”, berdiri di kamar mandi dengan pemandangan yang berubah dengan cepat. Pria ini menatap langsung ke kamera dan memulai monolog yang dikenal sebagai kalimat pembuka: “Hello, Ladies. Look at your man, now back to me”. Ia kemudian menjelaskan berbagai aksi dan transformasi yang terjadi dalam satu pengambilan gambar tanpa potongan, termasuk dari kapal ke pantai, lalu ke kuda putih dan sebagainya. Iklan tersebut diakhiri dengan pesan “I’m on a horse” dan logo Olde Spice. Apa yang membuat kampanye ini begitu aneh dan menarik adalah pendekatannya yang lucu dan ritme adegan yang berubah secara dramatis. ”The Man Your Man Could Smell Like” menjadi sangat terkenal dan mendapat banyak perhatian di jejaring sosial. Iklan tersebut telah melahirkan meme dan parodi, bahkan hingga banyak versinya yang diunggah oleh pengguna media sosial.
4. This Unicorn Changed the Way I Poop dari Squatty Potty (2015)
Kampanye “This Unicorn Changed the Way I Poop” adalah kampanye iklan yang sangat aneh dan menyenangkan dibuat oleh Squatty Potty, sebuah merek yang memproduksi perlengkapan pembersih yang tak biasa. Kampanye ini bertujuan untuk memproduksikan produk mereka dengan cara yang menyenangkan dan kreatif.
Kampanye ini menampilkan unicorn yang berbicara kepada penonton. Di dalam iklan, ada Raja dan Unicorn. Raja ini menjelaskan manfaat menggunakan Squatty Potty sekaligus Unicorn menjatuhkan es krim warna pelangi ke toilet. Meskipun kampanye ini terlihat aneh, namun tujuannya tetap bersifat mendidik. Kampanye iklan ini juga menggunakan unsur humor dan absurditas serta dapat dipahami oleh pemirsa yang mengetahui bahwa buang air besar merupakan hal yang tabu. Kampanye iklan ini telah menciptakan gebrakan dan menyebar di media sosial. Meski terkesan aneh pada awalnya, namun iklan ini memiliki daya tarik yang kuat dan berhasil menyampaikan pesan tentang manfaat produk Squatty Potty.
5. Sexy and I Know It dari M&M (2011)
Kampanye “Sexy and I Know It” adalah iklan M&M yang ditayangkan pada siaran Super Bowl 2011. Iklan tersebut menampilkan karakter kacang M&M merah yang menari mengikuti lagu yang populer “Sexy and I Know It” oleh LMFAO pada jamannya.
Iklan ini menampilkan karakter kacang M&M merah, yang biasa diidentifikasi sebagai “Red”. Dalam iklan ini, karakter tersebut memiliki wajah, lengan, dan kaki, dan dia mulai menari dengan penuh semangat sambil berlumuran coklat. Iklan tersebut juga menggunakan unsur humor dan keanehan, terutama kombinasi karakter kacang M&M yang menari mengikuti lagu tentang seksualitas. Ini menciptakan momen yang lucu dan sulit dilupakan.
Kampanye ini menimbulkan kehebohan besar dan menjadi viral setelah ditayangkan selama Super Bowl. Karakter kacang M&M merah menjadi ikon dalam kampanye iklan M&M, dan iklan tersebut menjadi salah satu yang paling berkesan dalam sejarah periklanan Super Bowl.
Itulah 5 kampanye marketing paling aneh yang pernah dilakukan oleh brand terkenal.
Kami dari Java Creative Media juga menyediakan Layanan Meta Ads yang akan menyesuaikan dengan tujuan marketing bisnis Anda di berbagai sudut pandang. Jika ingin menjalin kerjasama, bisa klik bagian Services Meta Ads.