Seiring berjalannya waktu, perkembangan internet dari tahun ke tahun berhasil mengubah kebiasaan perilaku para pengusaha dalam memasarkan barang dan jasanya. Supermarket yang sebelumnya hanya menawarkan produknya melalui toko offline, kini mulai menawarkan layanan pemesanan online yang jauh lebih nyaman.
Tak heran jika banyak orang di zaman modern ini lebih memilih belanja online karena prosesnya jauh lebih nyaman dan efisien. Di tengah situasi ini, kini internet mulai hadir sebagai sarana komunikasi antarpribadi.
Dengan hadirnya teknologi canggih ini, masyarakat mulai terbiasa membuat website dan kini juga telah hadir berbagai aplikasi yang memudahkan aktivitas masyarakat. Salah satunya adalah web e-commerce yang sukses memfasilitasi belanja online bagi masyarakat.
Namun, masih banyak orang yang belum memahami dengan jelas apa itu website e-commerce dan apa saja jenisnya. Simak ulasannya di bawah ini untuk mendapatkan informasi jelasnya!
Apa Itu E-commerce?
Apa itu website e-commerce? Website e-commerce merupakan salah satu media bisnis yang dikenal dengan istilah e-commerce. Situs web ini juga menangani pembelian dan penjualan produk, barang atau jasa melalui internet serta transfer uang dan data untuk melakukan jenis transaksi tersebut.
E-commerce juga biasa digunakan untuk menjual produk fisik secara online tetapi juga dapat menggambarkan semua jenis transaksi komersial yang dilakukan melalui internet.
Sedangkan e-commerce, mengacu pada seluruh aspek operasional bisnis online. E-commerce merujuk secara khusus di transaksi jual beli produk barang dan jasa yang dipasarkan secara online. Perkembangan teknologi yang ada saat ini, tentunya internet telah mempengaruhi banyak bidang kehidupan, termasuk ritel.
Saat ini perdagangan telah berubah dalam hal proses jual beli sekaligus juga cara pemasarannya. Proses perdagangan ini umumnya dikenal sebagai electronic commerce atau disingkat e-commerce.
Pengertian e-commerce menurut Laudon & Laudon adalah proses penjualan dan pembelian barang yang dilakukan secara elektronik oleh konsumen, yang merupakan transaksi business to business (B2B) dengan perantara komputer atau menggunakan jaringan komputer. Oleh sebab itu, hingga kini banyak pengusaha yang mulai menawarkan produk dan jasa mereka secara online lewat bantuan web e-commerce yang membantu memasarkan produk secara luas.
Jenis-jenis Web E-commerce
Anda mungkin mengira transaksi online hanya terjadi antara penjual dan pembeli. Namun, situs e-commerce dapat dibagi menjadi 6 kelompok sebagai berikut:
1. E-commerce Business to Business (B2B)
Business to Business (B2B) adalah jenis situs web e-commerce pertama di mana suatu bisnis menjual produk atau layanan ke bisnis lain. Dalam model e-commerce ini, pembeli seringkali memesan dalam jumlah banyak. Contohnya adalah bisnis yang membeli perlengkapan kantor dari produsen online.
2. Business to Consumer (B2C)
Dalam jenis e-commerce ini, suatu bisnis menjual produk atau jasanya kepada konsumen. Biasanya, konsumen e-commerce B2C hanya berkecimpung di industri ritel. Kegiatan yang termasuk dalam kategori ini adalah kegiatan dimana Anda membeli sesuatu melalui toko online.
3. Customer to Customer (C2C)
Pernahkah Anda menjual barang bekas kepada orang lain secara online melalui internet? Kegiatan ini termasuk dalam kategori e-commerce ini, Dengan kata lain, C2C adalah jenis transaksi online yang terjadi antara dua orang.
4. Consumer to Business (C2B)
Consumer to Business (C2B) berbeda dengan B2C yang disebutkan di atas. C2B eCommerce adalah sistem di mana seseorang menjual produk atau layanan untuk bisnis. Misalnya, seorang desainer grafis memasok dan menjual logo ke perusahaan makanan.
5. Business to Public Administration (B2A)
Business to Public Administration atau B2A hampir mirip dengan B2B. Namun, pelakunya adalah perusahaan dan instansi pemerintah. Contoh usaha jenis ini adalah jasa pembuatan website untuk sistem manajemen online.
Contoh Bisnis yang Pakai Website E-commerce
Setelah memahami sedikit tentang apa itu website e-commerce, berikut juga beberapa contoh website e-commerce yang perlu Anda ketahui. Karena e-commerce merupakan suatu metode bisnis yang dapat melakukan berbagai bentuk perdagangan yang melibatkan hubungan transaksi yang berbeda antara pelaku bisnis dan konsumen. Berikut beberapa contoh website e-commerce yang perlu Anda ketahui.
1. Perdagangan secara Grosir
Perdagangan secara Grosir adalah proses menjual produk dalam jumlah banyak. Pada umumnya, usaha ini biasanya dilakukan melalui pengecer dan kemudian dijual langsung ke konsumen.
2. Dropshipping
Dropshipping adalah penjualan produk yang diproduksi oleh pihak ketiga dan dikirim ke konsumen. E-commerce merupakan cara yang paling mudah digunakan dalam proses bisnis ini karena penjual online dengan menggunakan sistem ini tidak perlu memiliki persediaan barang dan tidak membutuhkan modal yang besar.
3. Crowdfunding
Crowdfunding melibatkan pengumpulan uang dari konsumen sebelum suatu produk tersedia guna meningkatkan modal awal yang diperlukan untuk membawa produk tersebut ke pasar.
4. Perdagangan Ritel
Perdagangan Ritel merupakan produk yang dijual langsung oleh perusahaan kepada pelanggan tanpa perantara. Dalam hal ini, transaksinya tentunya bisa dilakukan secara online sehingga cakupannya jauh lebih luas.
5. Produk Digital
Produk digital seperti program komputer, template situs web, materi kursus yang dapat diunduh, atau media yang harus dibeli untuk dikonsumsi atau dilisensikan untuk penggunaan digital adalah barang digital. Oleh karena itu, barang ini lebih cocok dipasarkan secara online melalui situs e-commerce.
6. Berlangganan
Langganan adalah pembelian produk atau layanan secara otomatis dan berulang yang dilakukan secara rutin hingga pelanggan memilih untuk membatalkan. Di era digital saat ini, transaksi berlangganan sering dilakukan untuk mendapatkan layanan atau produk digital yang dibutuhkan konsumen. Produk digital yang tercakup meliputi gambar, video, perangkat lunak, dan banyak lagi.
7. Produk Fisik
Contoh lain dari situs e-commerce adalah produk fisik. Produk fisik adalah barang berwujud yang memerlukan pengisian ulang investaris, dan pesanan dikirim secara fisik ke pelanggan saat penjualan dilakukan.
8. Layanan/Jasa
Layanan dalam sistem e-commerce adalah keterampilan atau serangkaian keterampilan yang diberikan sebagai imbalan atas kompensasi. Dalam hal ini, waktu yang diperlukan untuk menyediakan layanan juga dapat dibeli dengan sejumlah uang tertentu.
Dengan mengetahui definisi dari website e-commerce beserta contohnya ini, jadi tahu kalau website e-commerce ini bisa sangat membantu para pebisnis untuk berjualan dengan barang/layanan jasa dengan jumlah yang banyak.
Kami dari Java Creative Media juga menyediakan Layanan Pembuatan Website Ecommerce yang akan menyesuaikan berapa banyak barang yang ingin dijual dari bisnis Anda. Jika ingin menjalin kerjasama, bisa klik bagian Services Website Ecommerce.
Nantikan konten-konten Java Creative Media lainnya!




